shareurs

share knowledge for the bright future

India: Sekolah Khusus Ajari Muridnya Ilmu Mengemis

Salah satu siswanya sedang praktek lapangan

Bagi yang pernah menonton film “Slumdog Millionare” tentu tidak asing melihat suasana India yang slumdog (kumuh). Dan di film slumdog milionare juga digambarkan adanya pengemis yang terorganisir, sebelum mengemis mereka diajarin dulu, dibekali ketrampilan untuk mengemis.  Ternyata semua itu bukanlah isapan jempol belaka.

Di desa Gololia, di wilayah Atranshal, Timur-Daya India, terdapat sebuah sekolah profesi yang secara khusus mengajarkan kepada murid-muridnya ilmu mengemis. Dari sekitar 200 keluarga di desa tersebut, hampir seluruhnya menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah tersebut untuk menjadi pengemis.

Desa Gololia dijuluki juga sebagai desa pengemis. Hampir seluruh penduduk desa berprofesi sebagai pengemis, dari pelbagai kalangan, mulai tua sampai balita. Faktor kemiskinan dan tidak adanya lapangan kerja adalah faktor yang mendorong mereka untuk berprofesi demikian.

“Kami tidak memiliki apa pun. Di tangan penduduk desa ini tidak terdapat makanan, uang, dan pekerjaan. Kami pun dipaksa oleh keadaan untuk mengemis demi bisa menyambung hidup,” kata Paradsh, ‘pengajar’ di sekolah pengemis tersebut.

Rika Golgolia, salah seorang ibu rumah tangga dari desa tersebut, juga sependapat dengan Pardash. “Tidak ada pekerjaan, sementara kami hidup sengsara. Tidak ada juga seorang yang mau peduli dengan penderitaan kami. Beberapa orang pejabat datang ke sini, mereka hanya melihat dan mendengarkan keluh-kesah kami, sementara tidak berbuat sesuatu apa pun,” katanya.

Selepas subuh, para anak-anak kecil akan menerima pendidikan di sekolah mengemis itu, untuk kemudian ketika hari kerja sudah mulai menggeliat, mereka akan pergi diangkut ke tempat keramaian untuk menjalankan profesi mereka. Seharian penuh mereka nanti akan mengemis, dan akan dijemput di waktu sore hari untuk kemudian pulang ke rumah masing-masing dengan membawa hasil kerja mereka.

“Dari uang hasil mengemis itu, mereka kemudian membeli makanan, minuman, dan alat-alat rumah,” kata Paradsh.

Fenomena mengemis di India rupanya tak jauh beda dengan apa yang terjadi di Indonesia. Di ibu kota New Delhi, tercatat lebih dari 100 ribu pengemis beroperasi setiap harinya.

Dan tidak menutup kemungkinan di Indonesia ada juga sekolah yang mempelajari ilmu mengemis. Bagi yang tertarik untuk sekolah di sekolah mengemis ini, cukuplah hadits nabi yang menyatakan ” tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah”.(L2/aby)

Di Indonesia ada gak ya….?

Source: eramuslim.com

November 4, 2009 - Posted by | News

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: